Student Success Stories from Universitas Indonesia: Alumni Spotlight
1. Achmad R. Rizal – The Tech Innovator
Achmad R. Rizal lulus dari Universitas Indonesia dengan gelar Sarjana Ilmu Komputer pada tahun 2015. Perjalanannya pasca lulus merupakan bukti komitmen universitas dalam mencetak pemimpin yang inovatif. Rizal ikut mendirikan startup teknologi, DigiHealth, yang berfokus pada pengembangan aplikasi seluler untuk pemantauan kesehatan. Di bawah kepemimpinannya, DigiHealth mendapatkan pendanaan dari beberapa investor terkemuka, memungkinkan startup tersebut mengembangkan basis penggunanya hingga lebih dari 1 juta hanya dalam tiga tahun. Rizal mengaitkan kesuksesannya dengan pengalaman langsung dan pola pikir kewirausahaan yang dipupuk selama berada di Universitas Indonesia.
2. Rina S. Rahardjo – The Environmental Advocate
Setelah meraih gelar Ilmu Lingkungan pada tahun 2017, Rina S. Rahardjo mendedikasikan dirinya untuk memerangi perubahan iklim. Ia mengikuti beberapa konferensi internasional, mewakili Indonesia dan almamaternya. Rina akhirnya meluncurkan inisiatif Masa Depan Hijau, yang berfokus pada praktik keberlanjutan di wilayah perkotaan. Upayanya menghasilkan kemitraan dengan pemerintah dan LSM yang menghasilkan pengurangan sampah perkotaan secara signifikan. Rina memuji kemampuannya dalam menghubungkan teori dengan praktik, yang ia asah di Universitas Indonesia, sebagai hal yang penting dalam pengaruhnya terhadap kebijakan lingkungan.
3. Daniel K. Santosa – Pemimpin Bisnis Global
Daniel K. Santosa, lulusan Administrasi Bisnis tahun 2013, melambangkan kepemimpinan global di sektor korporasi. Setelah menyelesaikan studinya, ia bergabung dengan perusahaan multinasional dan dengan cepat naik pangkat menjadi manajer regional untuk Asia Tenggara. Daniel kini dikenal karena visi strategisnya dalam memperluas kehadiran pasar sambil mempertahankan praktik etis. Lokakarya kepemimpinannya, yang terinspirasi oleh kurikulumnya di Universitas Indonesia, menjadi populer di kalangan calon profesional bisnis. Kesuksesan Daniel mencerminkan fokus universitas pada tren bisnis global dan kepemimpinan etis.
4. Eliana T. Wulandari – The Cultural Ambassador
Lulus pada tahun 2016 dengan gelar di bidang Ilmu Budaya, Eliana T. Wulandari memanfaatkan pendidikannya untuk mempromosikan budaya Indonesia ke seluruh dunia. Setelah magang singkat di sebuah organisasi kebudayaan, ia mendapat peran sebagai atase kebudayaan di KBRI London. Eliana telah sukses menyelenggarakan berbagai pameran budaya yang menampilkan kekayaan warisan Indonesia. Inisiatifnya, “Cultural Connect,” berfokus pada membina hubungan internasional melalui seni dan tradisi. Penekanan Universitas Indonesia pada kajian budaya membekalinya dengan keterampilan yang diperlukan untuk menavigasi dan mempromosikan budayanya secara efektif di panggung global.
5. Farhan M. Aditya – Sang Visioner Filantropis
Farhan M. Aditya, yang lulus pada tahun 2018 dengan gelar Sarjana Pekerjaan Sosial, telah membuat gebrakan di sektor filantropi. Organisasi nirlabanya, “Empower Kids,” bertujuan untuk memberikan sumber daya pendidikan kepada anak-anak kurang mampu di Indonesia. Visi Farhan tercetus saat melakukan proyek pengabdian masyarakat sebagai bagian dari kurikulumnya di Universitas Indonesia. Organisasinya telah membantu ribuan anak mengakses pendidikan berkualitas. Model Farhan yang menggabungkan pendidikan dan pengembangan masyarakat mencerminkan komitmen universitas terhadap tanggung jawab sosial.
6. Natasha L. Indrawati – The Media Mogul
Perjalanan Natasha L. Indrawati dari lulusan Jurnalisme pada tahun 2014 hingga menjadi CEO sebuah perusahaan media digital terkemuka menggambarkan kekuatan bercerita. Setelah bertugas di berbagai media, ia meluncurkan platform digitalnya yang berfokus pada budaya anak muda. Perusahaan media Natasha telah berhasil menarik jutaan pembaca dan telah diakui atas pendekatan inovatifnya terhadap jurnalisme. Latar belakangnya di Universitas Indonesia, yang menekankan analisis kritis dan komunikasi multimedia, memainkan peran penting dalam membentuk karirnya.
7. Budi A. Prasetyo – The Medical Pioneer
Sebagai lulusan Kedokteran pada tahun 2012, Budi A. Prasetyo dengan cepat menjadi pionir medis di bidang telemedis. Keinginannya untuk memberikan solusi layanan kesehatan hingga daerah terpencil mendorongnya untuk mengembangkan aplikasi telemedis yang menghubungkan dokter dan pasien secara real time. Aplikasi Budi memperoleh popularitas yang pesat selama pandemi COVID-19, dan terbukti penting dalam mengelola pemberian layanan kesehatan. Prestasi yang diraihnya menggambarkan bagaimana Universitas Indonesia membekali lulusannya dengan keterampilan untuk beradaptasi terhadap tantangan global melalui solusi berbasis teknologi.
8. Siti F. Maulani – The Finance Expert
Siti F. Maulani, yang memperoleh gelar di bidang Keuangan pada tahun 2019, dengan cepat memantapkan dirinya sebagai analis keuangan di sebuah bank internasional. Pemahamannya yang mendalam tentang pasar negara berkembang memungkinkannya menyumbangkan wawasan yang membantu membentuk strategi investasi. Pengalaman magang Siti, yang diatur melalui jaringan universitasnya yang luas, memberikannya paparan dunia nyata, yang mengarah pada kemajuan kariernya yang pesat. Ia tetap aktif dalam membimbing mahasiswa, mendorong mereka untuk memanfaatkan sumber daya Universitas Indonesia untuk pengembangan karir mereka.
9. Rizki S. Halim – Pendidik yang Inovatif
Rizki S. Halim yang lulus dengan gelar Magister Pendidikan pada tahun 2020 ini telah memelopori inisiatif pendidikan bagi masyarakat marginal. Pendirian “Belajar Bersama”, sebuah unit pembelajaran bergerak, bertujuan untuk menjembatani kesenjangan pendidikan di daerah-daerah terpencil di Indonesia. Pendekatan inovatif Rizki telah mendapat pengakuan nasional dan menginspirasi banyak pendidik muda. Kecintaannya terhadap pendidikan berakar pada metodologi yang dipelajari di Universitas Indonesia, memastikan bahwa pendidikan berkualitas dapat diakses oleh semua orang.
Alumni Universitas Indonesia ini memberikan contoh etos universitas dalam membina pemimpin yang memberikan dampak positif di bidangnya masing-masing, mengubah tantangan menjadi peluang untuk tumbuh dan berkembang. Setiap cerita menggarisbawahi beragam jalur yang dapat diambil oleh lulusan yang sukses, memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan cara yang berarti.

